Archive for August, 2008
Petang itu hujan
Secalit mentari menikam angin
Dingin embun menginjak memori
Pada ketika, emosi menagih suatu fantasi
Yang tidak sudi, apalagi mengerti
Aku adalah hamba
Terlekat pada dunia tempat menyimpuh
Rasa malu pada Tuhan
Was-wasa memintas lalu, pada
Qalb yang terlalu lemah
Masih merintih pada
Yang tidak sudi, apalagi mengerti.
Dan awanan mencapai gema hati
Dibawa pergi jauh, jauh, jauh,
Usir pergi bisikan ini, gemawan
Kamulah teman hamba yang kepenatan
Masih bersimpuh di [...]
Filed under: Uncategorized | 2 Comments
late
In five hours, I have to wake up and do it all over again.
And in this moment of silence – nothing but the hum of the wind against the chilled windowpane and the tap-tapping of my keypads, the full blow of tomorrow and the days after flows through me like… waves. Like crushing waves of [...]
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment



